Cari Klinik
Close Mobile Navigation

Ternyata, Human Papillomavirus (HPV) bisa menginfeksi siapa saja.1

Namun, membantu melindungi diri dari tipe kanker dan penyakit tertentu akibat HPV mungkin dilakukan.1,2 Bagi sebagian besar orang, HPV bisa hilang dengan sendirinya. Namun, infeksi berkepanjangan dari tipe HPV tertentu bisa menyebabkan beberapa jenis kanker dan penyakit tertentu.3-4

Infeksi HPV berkepanjangan bisa menyebabkan kanker dan penyakit tertentu terkait HPV.1

Human Papillomavirus (HPV) adalah virus yang mungkin menginfeksi orang yang aktif secara seksual. Infeksi HPV juga merupakan infeksi menular seksual (IMS) yang paling sering terjadi di dunia.2

Bagi sebagian besar orang, HPV bisa hilang dengan sendirinya. Namun, infeksi berkepanjangan dari tipe HPV tertentu bisa menyebabkan beberapa jenis kanker dan penyakit tertentu.1,3

Seberapa baik Anda memahami HPV?

Temukan jawaban antara Mitos atau Fakta untuk menguji pemahaman Anda.

Mitos atau Fakta?

HPV adalah virus langka.

Mitos.

Sekitar delapan dari sepuluh pria dan wanita yang aktif secara seksual akan terinfeksi dengan satu atau lebih jenis HPV pada suatu saat dalam hidup mereka.1 Bagi sebagian besar orang, HPV bisa hilang dengan sendirinya. Namun, infeksi berkepanjangan dari tipe HPV tertentu bisa menyebabkan beberapa jenis kanker dan penyakit tertentu.2-4

Mitos atau Fakta?

Anda akan tahu apabila pasangan Anda terinfeksi HPV.

Mitos.

HPV sering kali tidak menunjukkan gejala, sehingga wanita atau pria bisa menularkannya tanpa tahu sedang terinfeksi.1 Bagi sebagian besar orang, HPV bisa hilang dengan sendirinya. Namun, infeksi berkepanjangan dari tipe HPV tertentu bisa menyebabkan beberapa jenis kanker dan penyakit tertentu.2-4

Mitos atau Fakta?

Infeksi HPV berkepanjangan hanya menyebabkan kanker serviks dan tidak berdampak serius pada pria.

Mitos.

Pada wanita, infeksi HPV bisa menyebabkan kanker vagina, vulva, anal, dan kutil kelamin. Sementara pada pria, infeksi ini dapat menyebabkan kanker anal dan juga kutil kelamin.4 Bagi sebagian besar orang, HPV bisa hilang dengan sendirinya. Namun, infeksi berkepanjangan dari tipe HPV tertentu bisa menyebabkan beberapa jenis kanker dan penyakit tertentu.2-4

Mitos atau Fakta?

Infeksi HPV bisa diobati.

Mitos.

Hingga saat ini, tidak ada pengobatan khusus untuk infeksi HPV. Namun, kondisi yang disebabkan oleh HPV, seperti kutil kelamin dan kanker serviks, masih bisa diobati.6 Bagi sebagian besar orang, HPV bisa hilang dengan sendirinya. Namun, infeksi berkepanjangan dari tipe HPV tertentu bisa menyebabkan beberapa jenis kanker dan penyakit tertentu.2-4

Mitos atau Fakta?

HPV hanya menginfeksi wanita yang belum menikah.

Mitos.

HPV menyebar dari seseorang yang memiliki virus melalui kontak langsung dengan kulit, selaput lendir, atau cairan tubuh yang terinfeksi. Tipe HPV mukosal ditularkan melalui aktivitas seksual. Ini bisa berupa kontak intim apapun dengan area yang terinfeksi, seperti selama hubungan seksual vaginal, oral, atau anal, atau sentuhan genital.1 Bagi sebagian besar orang, HPV bisa hilang dengan sendirinya. Namun, infeksi berkepanjangan dari tipe HPV tertentu bisa menyebabkan beberapa jenis kanker dan penyakit tertentu.2-4

Mitos atau Fakta?

Saya pernah terinfeksi HPV dan tidak akan terinfeksi lagi.

Mitos.

HPV terdiri dari berbagai tipe dan beberapa diantaranya diketahui berisiko kanker. Kebanyakan orang dewasa bisa saja belum terpapar semuanya. Bahkan, bisa terinfeksi lebih dari satu kali.5-7 Bagi sebagian besar orang, HPV bisa hilang dengan sendirinya. Namun, infeksi berkepanjangan dari tipe HPV tertentu bisa menyebabkan beberapa jenis kanker dan penyakit tertentu.2-4

Mitos atau Fakta?

Ada beberapa cara yang bisa membantu mengurangi risiko penyakit akibat HPV.

Fakta.1

Bicarakan dengan tenaga kesehatan mengenai: vaksinasi HPV, skrining serviks secara rutin bagi wanita, dan cara menjaga pola hidup sehat untuk mengurangi faktor risiko.
Bagi sebagian besar orang, HPV bisa hilang dengan sendirinya. Namun, infeksi berkepanjangan dari tipe HPV tertentu bisa menyebabkan beberapa jenis kanker dan penyakit tertentu.2-4

APAKAH SAYA BERISIKO?

Mungkinkah Anda berisiko terkena penyakit tertentu yang terkait dengan HPV?

Bagi sebagian besar orang, HPV bisa hilang dengan sendirinya. Namun, infeksi berkepanjangan dari tipe HPV tertentu bisa menyebabkan beberapa jenis kanker dan penyakit tertentu.3-4 HPV adalah infeksi menular seksual yang paling umum di dunia. Faktanya, sebagian besar pria dan wanita yang aktif secara seksual kemungkinan besar akan terinfeksi HPV setidaknya sekali dalam hidup. Karena HPV biasanya tak bergejala, Anda bisa saja sudah terinfeksi tanpa menyadarinya.1

Kabar baiknya? Anda bisa mengambil langkah untuk bantu mengurangi risiko kanker dan penyakit terkait HPV tertentu dengannya.1,2

PENCEGAHAN HPV

Mulai hari ini, anda dapat membantu lindungi diri Anda.1

Anda punya kendali penuh untuk ambil langkah dalam membantu melindungi diri dari risiko kanker dan penyakit tertentu yang terkait dengan HPV.1,2 Mulailah dengan bicara dengan dokter kepercayaan Anda mengenai pencegahan yang tepat untuk kesehatan Anda, termasuk vaksinasi.
Saatnya ambil langkah tepat untuk bantu lindungi diri Anda.1

Data & Berita

Data & Statistik

Jumlah Kasus Kanker di Indonesia Tahun 2022

Kasus kanker di Indonesia dikelompokkan ke dalam 6 kategori,;di antaranya:Angka kasus kanker payudara mencapai 16,6% …

Berita & Acara

MSD Indonesia Gelar #NgobrolinHPV RUN…

Human Papilloma Virus (HPV) menjadi penyebab lebih dari 90% penyakit kanker serviks dan menyebabkan penyakit berbahay…

Hal Yang Sering Ditanyakan

Orang yang digambarkan bukan pasien sebenarnya.
Hanya untuk tujuan demonstrasi.

  1. World Health Organization (WHO). Human papillomavirus vaccines: WHO position paper (2022 update). Wkly Epidemiol Rec. 2022;97(50):645-672
  2. World Health Organization. Questions and answers about human papillomavirus (HPV). https://iris.who.int/bitstream/handle/10665/376263/WHO-EURO-2024-5631-49185-73415-eng.pdf?sequence=1. Published 2024. Accessed March 21, 2024.
  3. Meites E, et al., Epidemiology and Prevention of Vaccine-Preventable Diseases (Pink Book). 14th edition. Chapter 11: Human Papillomavirus. Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/pinkbook/hcp/table-of-contents/chapter-11-human-papillomavirus.html?CDC_AAref_Val=https://www.cdc.gov/vaccines/pubs/pinkbook/hpv.html Updated August 2021. Accessed June 10, 2024.
  4. Centers for Disease Control and Prevention. Sexually transmitted infections treatment guidelines, 2021 – human papillomavirus (HPV) infection. https://www.cdc.gov/std/treatment-guidelines/hpv.htm. Last reviewed July 22, 2021. Accessed June 6, 2024.

Myth or Fact

  1. World Health Organization. Questions and answers about human papillomavirus (HPV). https://iris.who.int/bitstream/handle/10665/376263/WHO-EURO-2024-5631-49185-73415-eng.pdf?sequence=1. Published 2024. Accessed March 21, 2024.
  2. Meites E, et al., Epidemiology and Prevention of Vaccine-Preventable Diseases (Pink Book). 14th edition. Chapter 11: Human Papillomavirus. Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/pinkbook/hcp/table-of-contents/chapter-11-human-papillomavirus.html?CDC_AAref_Val=https://www.cdc.gov/vaccines/pubs/pinkbook/hpv.html Updated August 2021. Accessed June 10, 2024.
  3. Centers for Disease Control and Prevention. Cancers caused by HPV.  https://www.cdc.gov/hpv/about/cancers-caused-by-hpv.html?CDC_AAref_Val=https://www.cdc.gov/hpv/parents/cancer.html. Updated July 3, 2024. Accessed June 26, 2024.
  4. World Health Organization (WHO). Human papillomavirus vaccines: WHO position paper (2022 update). Wkly Epidemiol Rec. 2022;97(50):645-672
  5. World Health Organization: WHO. (2024, March 5). Human papillomavirus and cancer. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/human-papilloma-virus-and-cancer. Accessed 6 November 2024.
  6. Meites E, Szilagyi PG, Chesson HW, et al. Human papillomavirus vaccination for adults: updated recommendations of the Advisory Committee on Immunization Practices. MMWR Morb Mortal Wkly Rep. 2019;68(32):698-702.
  7. Ferris DG, Brown DR, Giuliano AR, Myers E, Joura EA, Garland SM, Kjaer SK, Perez G, Saah A, Luxembourg A, Velicer C. Prevalence, incidence, and natural history of HPV infection in adult women ages 24 to 45 participating in a vaccine trial. Papillomavirus Res. 2020 Dec;10:100202.

Copyright ©2026 PT Merck Sharp & Dohme Indonesia, a subsidiary of Merck & Co., Inc., Rahway, NJ, USA. All rights reserved. ID-GSL-00176 JAN/2026